Beberapa species Luwak terdapat di Asia Tenggara, tetapi yang menghasilkan Kopi dengan Aroma terbaik adalah Luwak asal Indonesia (Paradoxurus Hermaphrodirus). Species ini berhabitat di Pulau Sumatra dan Jawa.
Secara tradisional petani memungut kotoran Luwak di sepanjang Bukit Barisan dari Padang sampai Lampung , dan dari pegunungan Gayo Aceh sampai dengan Bukit Tinggi , serta di lereng gunung ijen di Jawa Timur. Di lokasi-lokasi itulah terdapat perkebunan Kopi yang menjadi habitat Luwak.
Produksi Kopi Luwak dari tahun ke tahun semakin merosot , dikarenakan Luwak dianggap sebagai hama, atau binatang perusak, karena selain buah kopi, Luwak juga pintar mengkonsumsi buah- buahan yang siap dipanen, seperti : Pisang, Coklat, Pepaya, dan buah segar lainnya. Perilaku yang demikian menjadikan luwak sebagai binatang yang diburu petani.


